Makanan Yang Dilarang Untuk Ibu Menyusui

Makanan Yang Dilarang Untuk Ibu Menyusui

Pantangan Makanan Bagi ibu menyusui

Pantangan Makanan Bagi ibu menyusui

Makanan yang dilarang untuk ibu menyusui – Menyusui banyak disarankan kepada ibu yang baru saja melahirkan buah hatinya, sebab kegiatan yang satu ini memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Bahkan sebuah riset menunjukan jika bayi yang menyusui memiliki resiko yang rendah terhadap serangan penyakit perut, paparan virus serta infeksi telinga. Selain itu, anak-anak yang mendapatkan ASI juga memiliki resiko yang randah terhadap pengembangan alergi dan obesitas dan juga nampaknya memiliki efek yang baik terhadap kecerdasan anak.

Sama halnya ketika ibu hamil, asupan makanan yang berkualitas juga sama pentingnya untuk dijaga pada periode menyusui. Ibu yang menyusui harus mampu mengatur dan memahami makanan apa saja yang masuk ke tubuhnya. Hal ini semata-mata bukan saja untuk memperlancar atau memperbanyak produksi ASI, namun juga untuk kesehatan bayi tercinta.

Sayangnya, hingga saat ini masih banyak ibu baru yang belum mengetahui makanan apa saja yang aman dikonsumsi saat menyusui dan makanan apa yang harus dihindari. Sedangkan untuk memproduksi 600 hingga 800 ml ASI dalam sehari, seorang ibu menyusui membutuhkan tambahan 500 kalori dalam tubuhnya. Yang mana tambahan kalori tersebut bisa ibu dapatkan dari mengkonsumsi makanan sehat. Namun hal yang harus ibu waspadai adalah makanan yang menurut ibu nikmat dikonsumsi selama menyusui belum tentu baik dan cocok untuk si bayi.

Nah, berikut ini beberapa daftar makanan yang harus ibu hindari selama menyusui :

1. Makanan yang Rasanya Pedas

Makanan pedas

Makanan pedas

 Makanan pedas seperti sambal sejatinya tidak berpengaruh ke ASI, dalam pengertian ASI tidak akan berubah menjadi pedas. Namun, mengkonsumsi makanan pedas seringkali menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare, sehingga ibu menyusui sebaiknya menjauhi makanan yang pedas.

2. Makanan dan Minuman yang Dingin

minuman dingin

minuman dingin

Makanan dan minuman yang terlalu dingin juga kurang bagus untuk ibu menyusui, mengingat makanan tersebut dapat menyebabkan pilek, flu, hingga demam. Tentu proses menyusui menjadi kurang nyaman jika ibu mengalami sakit.

3. Makanan dan Minuman yang Mengandung Kafein

kafein

kafein

 

 Kopi dan coklat sebenarnya boleh dikonsumsi selama menyusui, hanya saja dengan porsi yang amat dibatasi. Kafein dapat menyebabkan ibu menjadi sulit tidur, yang akan menular ke bayi sehingga mempengaruhi masa istirahat dan tumbuh kembangnya.

4. Kol Kubis

Kol kubis

Kol kubis

 

 Kol kubis sebaiknya dihindari karena dapat menyebabkan perut kembung. Meskipun sebenarnya gas dari kol kubis tidak disalurkan langsung ke ASI, namun perut kembung yang dialami ibu dapat mengganggu proses menyusui dan bayi akan gelisah.

5. Alkohol

Alkohol

Alkohol

Tidak hanya bagi ibu menyusui, alkohol pun sebenarnya tidak sehat untuk tubuh manusia secara umum. Alkohol dapat merusak liver serta menurunkan fungsi organ-organ tubuh secara perlahan-lahan. Khusus untuk ibu menyusui, alkohol dapat membuat kelancaran ASI jadi terhambat sehingga bayi tidak mendapat cukup nutrisi.

Demikian beberapa daftar makanan yang sebaiknya anda hindari selama menyusui. Sebab apa yang anda makan akan pula dirasakan oleh si bayi. Untuk itu, pemilihan makanan yang berkualitas akan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh si kecil.

Nutrisi Alami untuk ibu menyusui bisa menggunakan herbal Alfalfa complex yang mengandung Alfalfa, dengan mengkonsumsi herbal alfalfa complex tidak hanya memberi nutrisi bagi ibu tetapi juga bagi bayi dan tentunya dapat membantu memperbanyak produksi ASI.

Alfalfa merupakan jenis tumbuhan yang mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Alfalfa merupakan tumbuhan jenis kacang-kacangan yang tanamannya dapat tumbuh dengan panjang hingga 1 meter. Nama latin dari alfalfa yaitu Medicago sativa. Tumbuhan alfalfa dapat berbunga dengan bentuk bunga kecil dan berwarna ungu. Tumbuhan alfalfa bisa bertahan dalam kondisi yang kerang air karena akar alfalfa memiliki akar yang dalam yaitu hingga mencapai 4,5 meter. Dengan sistem akar yang dalam menjadikan tanaman alfalfa mampu menyerap mineral yang tidak dapat didapatkan hanya dipermukaan tanah. Nama alfalfa berasal dari bahasa Arab yang mempunyai arti ayah dari tanaman.

Meningkatkan produksi ASI

Daun alfalfa sangat bagus untuk dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui untuk memperlancar serta meningkatkan produksi ASI dengan zat fiostrogen yang terkandung di dalam daun alfalfa. Kandungan zat yang sangat baik untuk kesehatan yang ada di dalam daun alfalfa juga sangan baik untuk memenuhi zat gizi bayi. Ibu yang sedang menyusui bisa mengkonsumsi daun alfalfa dengan membuatnya sayur bening atau sop sehingga kandungan zat gizi dalam daun alfalfa akan secara alami masuk kedalam tubuh ibu dan akan tersalur ke tubuh bayi melalui ASI yang diminum oleh bayi.

Kandungan Daun Alfalfa

Tanaman alfalfatela terkenal sejak zaman dahulu dengan banyak khasiat untuk kesehatan. Orang Cina telah sejak berabad-abad menggunakan tanaman alfalfa sebagai bahan dasar pembuatan obat tradisional. Tanaman alfalfa mengandung banyak kandungan yang sangat baik untuk kesehatan seperti kalsium, magnesium, fosfor, kalium serta zat besi. Kandungan yangterdapat dalam tanaman alfalfa meliputi vitamin B, C, E serta K. Kandungan zat lain yang berguna bagi kesehatan dan tubuh kita dalam alfalfa diantaranya meliputi fluorida, protein, mineral, serat, asam lemak esensial serta antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan.

Mengatasi berbagai keluhan kehamilan

Ibu sedang hamil sering mengalami keluhan seperti morning sickness, mulas, sembelit serta anemia. Daun alfalfa yang telah diekstrak menjadi tablet alfalfa akan mampu mengatasi berbagai keluhan yang dirasakan dan sering dialami oleh ibu hamil sehingga ibu hamil tidak akan begitu tersiksa dengan berbagai keluhan yang dialami.didaerah yang digigit.

Sama seperti kalsium yang sangat berguna untuk mencegah kehilangan darah yang berlebihan, vitamin K-pun juga memunyai peranan yang sangat penting dalam hal perdarahan. Vitamin K merupakan Anti koagulasi dan perannya yang penting dalam “menjaga kemampuan pembekuan darah pada tingkat yang tepat”. Gejala rendahnya kadar vitamin K termasuk anemia dan perdarahan. Untuk alasan ini, banyak bidan merekomendasikan suplemen vitamin K selama minggu-minggu terakhir kehamilan. Mereka memahami bahwa meningkatkan kadar vitamin K dapat membantu mencegah perdarahan. Semakin tingginya tingkat vitamin K juga akan menguntungkan bayi dan meningkatkan kandungan vitamin K dari kolostrum ibu, sehingga secara alami mengurangi risiko bayi mengalami perdarahan akibat vitamin defisiensi K. Beberapa sumber makanan yang sangat baik dari vitamin K antara lain: kangkung, bayam


Alfalfa merupakan sejenis tanaman herbal yang mengandung protein, vitamin, serta mineral yang tinggi. Kandungan Alfalfa inilah yang mendorong Dr. Shaklee pada tahun 1950 melakukan penelitian lebih mendalam dan berhasil membuat ekstrak dari Alfalfa dalam bentuk tablet yang kemudian dikenal dengan Alfalfa Complex dari Shaklee.

Alfalfa merupakan sumber nutrisi yang sangat baik , yang bermanfaat membantu meningkatkan nafsu makan, meringankan sembelit dan pembengkakan yang sering menyertai rematik dan radang sendi. Herbal ini sangat membantu sekali dalam mengobati ginjal dan infeksi saluran kencing dan detoksifikasi tubuh, terutama hati. Dan juga menghilangkan kembung serta retensi air.

Keistimewaan Alfalfa Shaklee

1 . Sumber terbaik dari daun alfalfa ( tanpa akar dan batang )
2 . Alfalfa Shaklee ditanam tanpa penyemprotan bahan kimia
3 . Di sediakan dalam dua paket berukuran 330 biji dan 700 biji
4 . Pil dapat dihancurkan dan dicampur dengan air sebagai minuman herbal alami
5 . Tidak memberikan mudarat kepada bayi yang menyusu seperti panas dan diare
6 . Alfalfa Shaklee tiada rasa buatan , pemanis , pewarna dan pengawet buatan .
7 . membersihkan hati
8 . Membantu melengkapakan zat dan nutrisi dalam diet seseorang

Selengkapnya Tentang Produk Alfalfa Complex Shaklee :

Harga Alfalfa Shaklee

  • Harga Alfalfa Shaklee untuk 330 kapsul Rp 350.000,-
  • Harga Alfalfa Shaklee untuk 700 kapsul Rp 600.000,-
  • Harga belum termasuk ongkir, Untuk perkiraan ongkir disesuaikan kota tujuan
  • Pengiriman setiap hari melalui JNE , TIKI , POS INDONESIA , DAKOTA
  • Konfirmasi transfer sebelum jam 5 sore bisa dikirim hari itu juga

 

Hal – hal yang harus dan perlu dihindari , Alfalfa complex dari shaklee walaupun bukan obat namun disarankan supaya efek terapi dari Alfalfa complex dari shaklee maksimal maka konsumsi sebaiknya tidak bersamaan dengan minum kopi atau teh ataupun susu dan juga tidak juga makanan dan minuman tertentu yang bisa menghambat proses penyerapan nutrisi di dalam tubuh. Kecuali diselingi waktu sekitar 1-2 jam.

 

Informasi lebih lanjut silahkan hubungi kontak person pada website.

 

Makanan Yang Dilarang Untuk Ibu Menyusui

 

%d bloggers like this: